Agen Bus Harga Bus Tiket Bus PO Bus Malam Cepat

Agen Bus Harga Bus Tiket Bus PO Bus Malam Cepat

Bus tuyul dan bus tiga perempat biasanya hanya menempuh perjalanan jarak dekat, termasuk AKDP (Antar kota dalam propinsi). Pengendara bus jenis ini bener-bener hafal dengan trek yang dilaluinya. Sering bermanufer tak terduga tanpa menyalakan lampu sein, misal menghindari lubang jalan dan berhenti mendadak untuk mengambil penumpang. Bus jenis ini cenderung beroperasi pagi hari hingga petang, namun tetep harus diwaspadai, terutama disaat bus ngetem dipinggir jalan depan pasar pantura.

Baca Juga Informsi: Bus Rosalia

Bus-bus ini cenderung beroperasi kedaerahan. Contoh bus “penguasa” jalur Cikampek – Cirebon, dipegang oleh Bus Luragung diikuti sahabat dan sami jaya. “penguasa” jalur Semarang – surabaya dipegang bus Indonesia dan sumber kencono. Mesin-mesin bus ini pada umumnya dalam kondisi prima dan Pengendara bus-bus ini terkenal “gila” saat “balapan” dipantura.

Sore itu mas Priyaga bbm, “ayo melu, 69 start RM sore iki”.

Penasaranku akan Pak Bero yang terkenal banter membuat sore ini aku ngikut mas priyaga. Dari nama-nama sopir banter haryanto, Pak Bero inilah yang belum kesampean mencoba, sejak di 24 hingga saat itu pegang 69.

Sesampainya di rawamangun, aku temui mandor PG puter-walik ini, tiket seharga 120.000 ditebus.

Sebutan mandor disematkan kepada teman-teman yang hobby touring dengan bis tersebut, kebetulan mas priya sering touring tek-tok dengan armada PG pagi/setut.

Ada 3 Haryanto sore itu, 69, 70, dan 47, ternyata sore ini bukan rejekiku lagi, crew 69 sedang turun keduanya: mas Umam dan pak bero.

Tujuan kami kali ini ke Tayu-Pati, rumah Pak Anto driver HR72. Beberapa hari sebelumnya agus alay dan biensar sudah dahulu menyambangi rumah pak anto, kali ini aku dan mas priyaga nyusul dan direncanakan kembali ke Jakarta bersamaan pas jadwal pak anto naik HR72.

Sekutar pukul 19.00 HR69 diberangkatkan. Entah siapa crew yang membawa HR69 ini. HR47 dibawa Pak Ali Kantong dan Abah David. Sebetulnya aku lebih memilih ikut HR47, tapi sket agen menempatkanaku dan mas priyaga ikut di HR69 seat CD-CB.

Beberapa bulan sebelumnya tepatnya desember 2012 aku sempat touring bersama ‘speed hunter’ antara lain mas priyaga, agus alay, yuanito bayu dan hun-nya. Kala itu MB1526 Haryanto finish semarangpukul 05.00, 10jam perjalanan di tempuh. Entah waktu yang cepat atau standar untuk ukuran malam sabtu dari barat. Malam ini, aku masih penasaran akan waktu tempuh. Ada yang bilang, Kudus-Jakarta bisa tembus 8jam, seperti saat Raiyan,dkk naik HR21 pak anto, januari 2011.

Kemacetan jumat sore di tol tak terelakan, bahu jalan pun jadi. Pengemudi yang masih muda ini lincah memainkan kemudi. Pengemudi cerita, mengenai system klaim jika terjadi Laka dan tilang bayar sendiri karena saat ini Haryanto singgah di Rumah Makan-nya sendiri di daerah ciasem.

Mas Priyaga pun juga bercerita, naik Haryanto PG pagi saat ini kurang Greget, karena pengemudi lebih hati-hati. Dahulu, start PG pagi pertama, bisa masuk RM. Sabana-Alas Roban jam 1 siang, kini masuk sana kisaran jam 3sore.

Memasuki rumah makan sekitar pukul 21.00, saat itu bebarengan dengan HR47, HR71 dan satu lagi angkatan kalideres. Kali ini aku menukar kupon makan di depan, dan membawa makanan ke ruang Crew, minuman bisa nambah, plus gorengan yang disediakan rumah makan untuk crew bebas untuk diambil.

Menjelang pukul 22.00 diberangkatkan kembali, kali ini kemudi dipegang driver tengah yang sudah tua. Aku yang tidak biasa duduk di seat CD-CB ngos-ngos-an melihat stick tuipis dan nempel-nempel bis di depan. Secara bergantian aku tukaran duduk dengan mas priyaga.

Prediksiku, pukul 00.00 memasuki Tol Palimanan, dan pukul 04.00 masuk semarang, Kudus 05.00.

Memasuki Palimanan Pukul 00.04, waktu tempuh meleset 4menit dari prediksiku.

Entah dimana aku tertidur, yang jelas tidur di seat CD tidak nyaman. Sebenarnya aku hindari duduk di seat CD-CB, yaa karena alasan ini. Tak mungkin aku melek semalem suntuk, pasti ada ngantuknya.

Memasuki Kendal, ada penumpang turun, barulah aku pindahke seat belakang.

Sekitar pukul 06.00 kami turun di depan terminal kudus. Tujuan kami ke Tayu harus pindah bis Haryanto lainya. Kali ini sudah di telfonkan HR47 untuk menjemput kami di depan terminal.

Beberapa bis muria-an lainya jam segini juga baru masuk kudus.

Menunggu kurang lebih 20menit, datanglah HR47 yang dikemudikan Pak Ali Kantong. Kami masuk dan memilih tempat duduk yang kosong.

Abah David menawarkan untuk mampir ke rumah beliau di daerah jepara.

Baru kali ini aku Touring Kudus-an sampai jepara.

Nama-nama daerah seperti Mayong, Krasak, Pecangaan, Ngabul, Bangsri, Mlongo, Kelet,  yang sering aku baca di daftar agen PO kini aku lalui.

Abah David turun di dekat rumahnya, tak jauh dari SPBU tempat Shantika mengisi solar.

Lepas jepara arah , Pak Ali Kantong melihat anak bungsunya berangkat sekolah diantar Ibu nya, kali ini bis di berhentikan di pinggir jalan, dan pak Ali kantong menghampiri anaknya terlebih dahulu. Sangat senang anak kecil ini bertemu Bapaknya.

Perjalanan dilanjutkan kembali, jalanan sempit dan banyak motor berseliweran menghambat laju HR47 ini. klakson kecil selalu dibunyikan untuk memberi tanda motor di depan,  “Mr. Sewu Klakson”.

Entah daerah mana, HR47 ini berhenti di tengah” perkampungan kecil, sebuah warung makan menjadi tempat sarapan serta menurunkan bagasi pesanan penumpang. Tak ada penumpang lain selain aku dan mas priyaga.

Pukul 09.00 sampailah kami di cucian Bis tayu. Beberapa Crew Haryanto yang sedang antri mencuci bis bercanda lepas di warung samping cucian, satu per satu kami salami.

Beberapa armada yang perpal tayu pagi ini antara lain 47, 71, 48, 28.

Pak anto, Binsar dan alay menjemput kami. Kali ini kami diajak muter-muter Tayu. Tak lupa memberlu Rambutan setengah karung beras untuk bekal nanti malam.

Kami diajak makan seafood pinggir sawah.

Menjelang siang, sampailah di rumah Pak Anto. Kami ngobrol mengenai perjalanan  Pak Anto mengemudikan Bis.

Mulai perjalanan beliau di Sari Mustika, Dewi Sri Asri, Bejeu, lalu pindah ke Haryanto tahun 2008. Orang yang seneng guyon ini juga bercerita awal mula pembukaan Haryanto di Madura.

Aku lebih tertarik menanyakan saat beliau di Bejeu, bersama Om Ferry Fonda, mas Budi. Saat awal-awal aku mengikuti milist BMC ini, Bejeu puter walik PG sangat terkenal banternya.

Nama-nama pengemudi terkenal di tanah muria hanya muter di PO-PO kawasan tersebut.

Pertama kali ikut Pak Anto saat membawa HR21 Lebak Bulus, 27 Mei 2010. Saat itu Pak Mas’at yang menjadi partner beliau. Pertama kali aku naik bis kudus, pertama kali naik haryanto, dan pertama kali puas naik bus tanpa perlawanan dari bis lain, pokoke  banter. Kedua kali saat beliau membawa HR18 ‘java quality’ September 2011 dari Rawamangun. disaat sakit perut-pun, masih sanggup menjalankan HR18 dengan kecepatan penuh.

Menjelang pukul 15.00, kami bersiap. Dilanjutkan menuju cucian bis diantar istri pak anto.

Dari tayu kami berlima menumpang HR71 hingga garasi Haryanto Kudus.

Menjelang Magrib, sampailah kami di Garasi Ngembal Kudus. Makan malam di depan garasi, dan bertemu Pak Santoso, kalomtidak salah beliau dahulu membawa bis lebak bulus.

Adzan magrib, kami masuk ke dalam garasi. Sholat Magrib berjamaah bersama penghuni garasi.

Inilah kali kedua aku masuk garasi Haryanto kudus. Pertama kali saat perjalanan Madura-Jakarta 30september 2012 bersama Alay dan Yudha dengan HR31.

Lepas magrib, kami istirahat di masjid menanti HR72 yang berangkat dari Blega.

Menjelang pukul 20.00 satu per satu armada Madura memasuki garasi. Servise ringan dilakukan.

Sebuah bis harus perpal di garasi karena kerusakan, se ingatku HR11 berbody Marcopolo warna hitam. Penumpang berpindah ke bis yang telah dipersiapkan.

Pukul 21.15 Hr72 memasuki garasi. Mas Adi ‘Jablay’ turun  dari kemudi dan menghampiri kami.

Tiket yang kami pesan dari Madura ditebus.

Servise pun dilakukan untuk HR72 ini, butuh waktu lama, karena harus mengganti beberapa spertpart.

Pak Haji Haryanto berbincang dengan pak anto, sambil menunggu perbaikan HR72 ini.

Pukul 22.30 HR72 bersiap meninggalkan garasi. Inilah bis Madura terahir yang start dari garasi, bis ke-7.

Mampir sebentar di Pom Bensin dekat terminal Kudus dan dilanjutkan perjalanan ke barat. Melihat jalur pantura arah barat yang rusak, prediksiku paling cepat jam 08.00 masuk Jakarta.

Di seat CD-CB sudah ada Agus alay dan mas priyaga. Aku di telfon untuk bergabung di depan. Sedangkan binsar sudah mengambil posisi tidur di seat 33-35 paling belakang.

Aku dan alay duduk di seat kernet, sedangkan mas priyaga di seat CD. Demak masuk dalam kota, dan lepas demak jalanan sudah mulai lancer.

Memang banter Pak Anto membawa HR72 ini, kisaran 80-100km/jam. Memasuki Tol semarang, kecepatan baru bisa dimaksimalkan.

Pukul 00.15 melewati kawasan Krapyak. Beberapa agen masih buka, mungkin untuk bis sapu jagad.

Rosalia Indah, Harapan Jaya, Pahala Kencana masih terlihat.

Weleri melewati jalur lama. di Pom bensin kiri jalan, tampak Gunung Harta 2bis.

Rasa lapar di tengah malam, Pak Anto memberhentikan HR72 di angkringan lepas pom bensin. Cuma 1 pesanya: “pintu jagan dibuka, penumpang jangan ada yang turun”…

Beliau turun ke angkringan, dan kembali dengan 1 kresek jajanan angkringan. HR72 dilanjutkan kembali, kami berempat makan tak lupa Pak Anto makan nasi kucing sambil mengemudi. Dengan kecepatan diatas 100km/jam pun masih bisa makan nasi kucing.

Melewati Sari Rasa Kendal, masih ada Harapan Jaya dan Rosalia Indah.

01.15 Tanjakan Plelen masih bertemu Bis jawa timur lainya. Subah sempat terjebak konvoi truck yang merayap. Lepas Subah, HR72 bisa melaju kencang lagi. Beliau menargetkan jam 03.00 masuk Pejagan, berarti 2jam perjalanan dari Plelen tadi. Bisakah?

Memasuki pekalongan, rasa kantuk tak tertahankan. Aku pamit menuju belakang.

Entah uploas dengan mas adi jablay dimana, yang aku rasakan cuma beberapa kali terbang karena menghajar jembatan. Katanya, inilah cara 2 orang pengemudi ini membangunkan partner yang tidur di kandang macan.

Aku sempat dibangunkan alay, untuk bertukar tempat di depan, namun aku memilih tidur. Giliran mas adi jablay yang membawa, hanya Binsar yang menemani di depan.

subuh sudah sampai di cikopo. Aku tertidur kembali.

Terbangun sudah di Cawang, Pukul 06.20.

6jam 5menit untuk Krapyak-semarang hingga Cawang sudah termasuk bongkar penumpang di Cikarang. Sebuah catatan waktu yang WOW pernah aku lalui melewati pantura.

Jika salah seorang mania ‘gajah bayoran’ yang misterius itu mengklaim bis tercepat se-pantura adalah Alap-Alap merah, maka si Praba menyebut HR72 ini dengan “BIS TERCEPAT SE-ASIA TENGGARA”.

Yaa, kadang omongan si Praba ini menjadi ‘hot topic’,… ketika muncul fenomena Pemuda-Pemudi yang dilontarkan Yuanito Bayu, si Praba mendeklarasikan SUMPAH PEMUDA BISMANIA:

Kami Pemuda-Pemudi Bismania mengaku:

  1. Ber Tanah Air 1, tanah air Muria-an
  2. Ber Bis banter 1, Bis Banter …….
  3. Ber Garasi 1, Garasi ……….

HR72 mengantar penumpang terlebih dahulu ke Tanjung Priok dan meneruskan ke Pulogadung.

Sesampainya di Pulogadung, ternyata dari 7 armada Haryanto Madura, HR72 inilah yang masuk pertama disusul HR06.

Turun dari bis, bertemu lagi dengan Pak Ali kantong yang menunggui HR47nya di cuci.

Inilah pengalaman melewati pantura dengan catatan waktu tercepat.

Sudah kami buktikan jika Semarang Krapyak hingga Cawang bisa tembus dalam 6jam 5menit.

Pengalaman traveling keberbagai kota diwilayah pantura Jakarta, Cirebon, tegal, Pekalongan, batang, semarang, Pati hingga Surabaya. Tanpa disadari, saya mengamati kebiasaan-kebiasaan bus-bus dipantura. Berikut ini Jenis dan kebiasaan bus-bus dijalur pantura versi yudibatang :

Bila menemui kemacetan dijalur depannya, mereka tidak segan-segan menerobos ambil jalur kanan dengan kecepatan lumayan kencang. Bila pas musim mudik lebaran, bus ini sering jadi sasaran pentungan petugas polisi karena suka nyerobot kejalur lawan. Nggak siang nggak malam, bus ini kalau ketemu jalan yang relatif sepi larinya cenderung kencang. Dan bila ada pengendara motor, becak atau sepeda yang tidak mau minggir, Bus ini akan mengklakson terus menerus dengan klakson kompresor! sampai mereka minggir… Waspadalah!!

Agen Bus Harga Bus Tiket Bus PO Bus Malam Cepat

Bus-bus ini juga masih bersifat kedaerahan, untuk jalur cirebon-Jakarta/Bandung dihuni oleh Sahabat, Bhineka, Luragung, Sami Jaya dll, untuk jalur Cirebon-Semarang dihuni Coyo dan nusantara kw2, Jalur semarang – kudus dihuni Nusantara kw3, dan jalur semarang – Surabaya dihuni PO.Indonesia, coyo, jaya utama, jawa indah dll. Pengendara bus-bus ini cenderung melaju pelan karena mesin-mesin bus-bus tersebut kebanyakan sudah tuwa ?

Bus-bus ini biasanya start dari Pekalongan, Pemalang, Tegal, slawi, Brebes, Purwokerto dikuasai tiga merek bus : Dedi jaya, Dewi sri dan sinar jaya. start beroperasi didua waktu, yaitu Pagi antara jam 6 hingga jam 10 dan malam antara jam 7 hingga jam 9 malam. Bus-bus ini diawal-awal jalur keberangkatannya hingga wilayah perbatasan jateng-jabar cenderung pelan dan sedang karena masih mencari penumpang dipinggir jalan  (kecuali sinar jaya). Bis ini bila ngedrag dengan bus “penguasa” jalur Cirebon-Cikampek, selalu mengalah.

Bus Rosalia

Bus-bus ini  disebut juga bus eksekutip, VIP dll. Memiliki fitur dan fasilitas lebih dari bus-bus jenis yang lain, seperti toilet, Smoking area, Video, karaoke dll,(yang terbaru malah ada colokan buat ngecas hape dan ada hotspotnya). Bus ini rata-rata bermesin keluaran terbaru seperti Scania, mercedes benz,dll. Memiliki performa mesin yang joss dan perawatan yang prima ? . Umumnya memiliki dua driver yang saling bergantian.

Contoh: Pahala kencana, lorena, nusantara KW1, Bejeu, Muji jaya dan masih banyak lagi. Bus jenis ini biasanya start dari wilayah jawa timur (surabaya, malang,dll) start jam 1-3 sore, ada yang via pantura tuban dan ada yang via jalur tengah solo. kecepatan bus ini cenderung sedang diawal-awal “race”. Oh..ya..Bus-bus ini rata-rata bermesin dibagian belakang, kita harus waspada.. kadang2 pas dikemacetan dari belakang kita ada bus ini, tapi nggak kedengeran mesinnya, tau-tau ada bunyi..cecesss.. peng! peng! :80:

Setelah berhenti agen bis Semarang, sekitar jam 7-9 malam, Mereka melanjutkan perjalanan dengan kecepatan yang sebenarnya. Yups.. “bus race” dimulai dijam-jam 7-9 malam, start dari jalur lingkar kendal, brigth time diGringsing – Batang. kemudian “race”berlanjut hingga masuk kota pekalongan, lepas dari kota pekalongan race berlanjut hingga Cirebon (istirahat lagi), kemudian race dilanjutkan lagi hingga masuk tol cikampek. berdasarkan pengalaman saya “ngedrag” dengan bus-bus malam gila  , record top speed dipegang oleh Bus Pahala kencana yang berani berlari hingga kecepatan 125 km/j :80: didaerah subah-Batang Jawa tengah jam 10 malam. namun rekor lap time masih dipegang oleh Lorena (Artikelnya menyusul  “pengalaman nunggang Vixion balapan vs Lorena dipantura Semarang-Batang)

Untuk kelas ekonomi dan patas, masih dipegang oleh PO Aneka Jaya yang asli dari Pacitan. Pasalnya, bus ini dikenal minim ngetem dan mampir-mampir untuk rute panjang. Mungkin pelanggan tidak mendapatkan sajian makan malam seperti bus yang lain. Tetapi dari sisi ketepatan waktu sangat layak diandalkan. Setahu saya, bus ini justru menjadi rujukan oleh penumpang wilayah Wonogiri dan Sukoharjo karena banyak pelanggan yang berasal dari daerah sana. Bus selalu berangkat antara jam 10 pagi hingga jam 11. Tidak pernah lebih. Dan sekitar jam 2 – 4 pagi sudah sampai di tujuan akhir. Armada menggunakan mesin Hino RG.

Dulu ketika jalan tol Cipularang belum dibuka, saya sering pp di akhir minggu rute Tangerang – Jakarta – Bandung. Rujukannya adalah Arimbi / Bima Suci / AJA. Bus ini mengambil start dari Merak, mampir di Serang, di pool Cikokol, lalu mampir Kebon Jeruk, dan bablas ke Bandung. Armadanya bermesin Hino RG dan terlihat kekuatannya mengalahkan merek-merek lain yang searah.

Safari Dharma Raya masih menjadi pilihan pertama karena kecepatan dan kemudahan mencari tiket (maklum, dekat kos). Pernah akhir tahun kemarin, dari Jakarta jam 14, jam 5 pagi sudah masuk Surabaya. Padahal biasanya jam 8-9 pagi. Rata-rata sampai jam 7 pagi. Sayangnya, di rute ini tidak ada bus yang berangkat lebih sore dari Jakarta, dan lebih awal dari Surabaya.

Jagoannya tentu saja PO Nusantara. Dengan armada berkelas seperti Scania, kecepatan tentu menjadi sesuatu banget. Di jalan bus ini terlihat mudah mendahului rival-rivalnya, Tujuan akhirnya juga bermacam-macam, dari Kudus, Cepu, Rembang, Pati, Jepara, dll.

Di rute ini juga ada bus cepat yang bagus-bagus, seperti Bejeu, dan Haryanto. Bahkan Haryanto mengambil rute hingga ke Madura. Nama Haryanto juga pantas diunggulkan bersama dengan Nusantara. Adapun Bejeu, terakhir saya lihat sudah menggunakan fasilitas Wifi di dalam armada busnya, sehingga terkesan lux.

Kramat Djati masih menjadi teratas, paling tidak selama periode 1999 – 2004 yang lalu. Kelas pelayanannya dari Ekonomi non AC hingga eksekutif. Uniknya bus rute dari Bandung ke timur yakni tempat duduk yang hanya 2-2, bukan 2-3 sehingga terasa lebih lapang dan nyaman, reclining seat meskipun kelas ekonomi non AC. Kecepatannya juga masih diandalkan. Bus cukup bersih. Ada juga PO Suka yang memiliki keunggulan hanya beristirahat sekali saja di Cimanggu Cilacap sehingga bisa menghemat waktu perjalanan.

po bus malam cepat,

bus malam cepat agra mas,

bus malam cepat akap,

bus malam cepat bandung,

bus malam cepat bejeu,

bus malam cepat bandung express,

bus malam cepat buka jalur,

bus malam cepat dan nyaman,

bus malam cepat eka,

bus malam cepat eksekutif,

bus malam cepat executive

bus malam cepat gunung harta

bus malam cepat haulin

bus malam cepat indonesia

bus malam cepat jalur selatan

bus malam cepat jakarta semarang

bus malam cepat jurusan yogyakarta

bus malam cepat jakarta solo

bus malam cepat jakarta surabaya

bus malam cepat jakarta jogja

bus malam cepat jadul

bus malam cepat jakarta malang

bus malam cepat jogja

bus malam cepat kramat djati

bus malam cepat lorena

bus malam cepat laju prima

bus malam cepat lintas sumatra

bus malam cepat muriaan

bus malam cepat muncul

bus malam cepat maju lancar

bus malam cepat muji jaya

bus malam cepat po muncul

bus malam cepat nusantara

bus malam cepat ngeblong

bus malam cepat pantura

bus malam cepat pahala kencana

bus malam cepat pantura (18 wos haulin)

bus malam cepat putra remaja

bus malam cepat ramayana

bus malam cepat rosalia indah

bus malam cepat raya

bus malam cepat safari dharma raya

bus malam cepat semarang jakarta

bus malam cepat semarang bandung

bus malam cepat santoso

bus malam cepat solo jakarta

bus malam cepat sumber alam

bus malam cepat surabaya jakarta

bus malam cepat sumatera

bus malam cepat sumatra

bus malam cepat sinar jaya

bus malam cepat surabaya bandung

bus malam cepat sumber kencono

bus malam cepat solo

bus malam cepat terbaik

bus malam cepat terbaru

bus malam cepat tabrakan

bus malam cepat wonogiri

bus malam cepat you tube

Iklan

One thought on “Agen Bus Harga Bus Tiket Bus PO Bus Malam Cepat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s